Manfaat Puasa dari Segi Medis

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bulan Suci Ramadan memang selalu dinantikan kedatangannya. Bagi kita yang beragama Islam, berpuasa di bulan Ramadan merupakan salah satu ibadah wajib. Banyak sekali keutamaan dari melaksanakan ibadah ini; tak terkecuali dari segi medis.

Penasaran? Mari kita ketahui apa saja manfaat berpuasa dari segi medis.

[1.] Menjaga Kesehatan Jantung

Beberapa riset menunjukkan orang yang rutin berpuasa selama sekitar satu bulan terlihat memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi dibandingkan orang yang tidak menjalani puasa. Hal ini diduga karena orang yang berpuasa mengatur pola makannya lebih sehat.

[2.] Mengurangi Risiko Munculnya Kanker

Saat berpuasa, laju pembelahan sel dalam tubuh, termasuk sel-sel kanker akan berkurang akibat terbatasnya nutrisi. Selain itu, metabolisme yang lebih baik juga diduga turut berperan dalam membuat sel kanker lebih sulit tumbuh pada orang yang berpuasa.

[3.] Menjaga Kesehatan Mental

Tidak hanya baik bagi kesehatan fisik, puasa juga bisa kita jadikan sebagai sarana aktivitas healing dari kesibukan kita sehari-hari, sehingga kesehatan mental pun lebih terjaga. Pasalnya, puasa dapat menurunkan kadar hormon stres atau kortisol serta merangsang hormon endorfin yang baik untuk meredakan cemas.

Lagipula, bukankah dengan melakukan ibadah termasuk berpuasa akan membuat seseorang merasa lebih dekat dengan Sang Pencipta. Hal ini bisa membuat perasaan dan suasana batin menjadi lebih tenang, sehingga pikiran akan lebih jernih.

[4.] Mengurangi Risiko Terkena Diabetes

Sebuah riset menyebutkan, bahwa puasa dapat membantu mencegah resistensi insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Hal ini bisa menurunkan risiko terjadinya penyakit diabetes pada orang yang berpuasa.

[5.] Menurunkan Berat Badan

Penelitian menyebutkan, bahwa puasa dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh, sehingga pembakaran kalori dan lemak di dalam tubuh ikut meningkat. Tentu saja, hal ini bisa membuat berat badan menurun.

Itulah lima manfaat berpuasa yang bisa kita dapatkan dari segi medis. Semoga Kroketers yang menjalankan ibadah ini puasanya lancar ya; apalagi setelah mengetahui sebagian manfaatnya dari penjelasan tadi.

Baca juga:
Merasa Cepat Lapar Saat Berpuasa? Mungkin Kamu Menyantap Jenis Makanan ini Saat Sahur

Manfaat Puasa dari Segi Medis


Merasa Cepat Lapar Saat Berpuasa? Mungkin Kamu Menyantap Jenis Makanan ini Saat Sahur

Rasa lapar dan haus saat berpuasa sejatinya adalah esensi atau salah satu hal yang terdapat hikmah di dalamnya ketika kita menjalankan ibadah yang satu ini. Jadi, saat kita mengalaminya itu adalah sebuah kewajaran. Namun, apa jadinya jika hal itu mudah sekali kita rasakan ketika berpuasa.

Sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kita mudah lapar ketika berpuasa. Ya, mungkin saja kita enggak sahur sama sekali hehe. Atau sahur tapi makanan yang kita konsumsi tidak diperhatikan.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dianggap "perlu dihindari" ketika sahur.

 Makanan Tinggi Gula

Dibeberapa penelitian, memang jenis makanan seperti ini dapat meningkatkan mood kita seketika karena sifatnya yang mudah dicerna. Namun, energi yang dihasilkan dari makanan tinggi gula ini tidaklah bertahan lama.

Baca juga:
Bukan Sekedar Kudapan, Inilah Makna Kolak

Makanan Pedas

Dalam sebuah cabai terdapat kandungan senyawa pedas yaitu capsaicin. Saat capsaicin masuk kedalam perut yang kosong ketika sahur, lambung dan sistem pencernaan menjadi rentan teriritasi. Kondisi tersebut kemudian meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga kamu berisiko mengalami dehidrasi lebih tinggi saat berpuasa.

Gorengan

Rasanya yang gurih juga cara penyajiannya yang terbilang praktis membuat gorengan menjadi salah satu olahan favorit saat sahur. Namun, dibalik itu semua menu yang satu ini bukanlah pilihan yang tepat. Sebab, gorengan rendah akan serat namun tinggi natrium yang bisa menyebabkan penurunan energi sehingga tubuh mudah lemas.

Makanan Tinggi Garam

Berbagai masalah kesehatan seperti darah tinggi, gagal jantung, hingga stroke kerap dikaitkan dengan makanan tinggi garam. Bukan hanya itu, sifat utama garam yang menarik air juga mengakibatkan tubuh mudah mengalami dehidrasi.

Makanan berlemak.

Makanan yang berlemak dipercaya dapat mempercepat proses pencernaan yang mengakibatkan diare.

Merasa Cepat Lapar Saat Berpuasa? Mungkin Kamu Menyantap Jenis Makanan ini Saat Sahur

Komentar

Posting Komentar