Gaya Kepelatihan Luis Mila ini Mirip Dengan Pelatih Persib Sebelumnya

Musim ini Persib Bandung harus mengawali musim dengan performa yang tidak bisa dikatakan "menenangkan" bagi Bobotoh. Hingga pekan ke enam, Maung Bandung hanya mampu meraih dua kemenangan saja, satu kali imbang dan sisanya adalah kekalahan. Tentu saja, hasil ini cukup riskan jika melihat kembali target dari tim ini adalah untuk menjadi juara.

Desakkan untuk pergantian kursi kepelatihan pun sebelumnya sudah muncul. Bobotoh, sebutan untuk pendukung Persib, turun ke jalan-jalan di Bandung menuntut agar harapan itu segera dikabulkan. Tak berselang beberapa lama, meskipun cukup alot, keinginan itu pun diaminkan manajemen dengan mendatangkan sosok Luis Mila untuk menggantikan coach Rene Albert sebagai pelatih kepala. Kedatangan Luis Mila ke Bandung sontak tidak saja hanya mengejutkan publik sepakbola Bandung saat itu, namun juga seantero negeri. Maklum saja, karena sebelumnya ia merupakan pelatih timnas yang waktu itu kepergiannya tidak diinginkan oleh mayoritas pencinta sepak bola nasional.
Baiklah, kali ini Kroketer akan coba mengulas gaya melatih dari sosok Luis Mila yang bisa dibilang "sama" dengan gaya melatih juru taktik Persib sebelumnya. Ya, benar sekali pelatih yang dimaksud sama tersebut adalah Mario Gomez; siapa sih Bobotoh yang tidak mengenali namanya. Meskipun masa tugasnya yang singkat, setidaknya Mario Gomez lah yang bisa menjalankan tim hingga ke level teratas kendati dengan komposisi pemain seadanya. Di luar lapangan, ia juga dikenal sebagai pelatih yang visioner dan sangat peduli terhadap pengembangan tim. Setidaknya inilah tiga gaya melatih Luis Mila yang mirip dengan gaya melatihnya.

1 - Mampu Membaca Permainan Lawan

Bukan rahasia umum, bahwa sebuah kemenangan tidaklah lepas dari strategi yang diterapkan di lapangan. Selain harus diimbangi oleh pemahaman para pemain, namun sebelumnya sang pelatih harus mampu membaca permainan lawan yang dihadapi agar strategi yang akan digunakan bisa efektif.

2 - Melakukan Pergantian Pemain di Waktu yang Tepat

Adakalanya saat tim dalam keadaan memimpin tapi lawan mampu membalikkan keadaan, dalam hal ini dominasi permainan. Bukan tidak mungkin, bahkan skor pun akan berbalik jika sang pelatih tidak segera mengambil tindakan, insting ini pun dimiliki oleh keduanya.

3 - Berapapun Skornya yang Penting Menang

Hal ini juga selaras dengan apa yang dilakukan oleh Luis Mila kepada anak asuhannya sekarang. Terbukti, meskipun konsisten tidak kehilangan poin dari laga yang sudah dilakoni Persib, di bawah komandonya kemenangan yang didapat pun rata-rata memiliki selisih gol yang cukup tipis.

Gaya Kepelatihan Luis Mila ini Mirip Dengan Pelatih Persib Sebelumnya


Luis Mila Fix Melepas 4 Pemainnya

Pada 30 Januari kemarin adalah tenggat waktu yang diberikan PT. LIB kepada seluruh kontestan Liga 1 2022-2023 untuk melakukan transfer pemain atau ditutupnya bursa transfer paruh musim. Adapun Persib Bandung, hanya mendatangkan satu pemain saja. Berbeda dengan yang dilepas yaitu sebanyak empat pemain. Kendati demikian, itu tidak membuat tim ini katakanlah "ompong," mengingat kedalaman skuad tim asuhan Luis Mila ini begitu mumpuni.

Seperti yang sudah Kroketer sebutkan tadi, dirangkum dari denpasar.suara.com, satu pemain yang berhasil Persib Bandung datangkan adalah Rezaldi Hehanusa dari Persija Jakarta. Sedangkan untuk pemain yang dilepas, ada Bayu Fiqri yang dipinjamkan ke PSIS Semarang dan ketiga pemain lainnya yaitu Kakang Rudianto, Robi Darwis serta Ferdiansyah bukan karena transfer melainkan harus memenuhi panggilan Timnas U-20 yang akan menjalani TC di Jakarta, sebagai persiapan AFC U-20 Asian Cup 2023 di Uzbekistan dan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2023.

Menarik! Apakah dengan kepergian empat pemain tersebut akan berpengaruh kepada performa tim ini. Persib Bandung sendiri baru saja mengambil alih puncak klasemen sementara BRI Liga 1 2022-2023 dari tangan Persija Jakarta.




Komentar

Posting Komentar